Oven yang buram terkadang menjengkelkan, kita jadi sulit untuk melihat ke dalam untuk memeriksa kue.
Tapi ada cara mudah untuk membersihkannya. Pertama, siapkan jeruk nipis, kemudian belah menjadi 2. Gosokkan jeruk nipis ke kaca oven yang sudah buram tadi sampai mengelupas. Lakukan sampai kaca bening kembali
Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts
Monday, February 17, 2020
Wednesday, May 23, 2018
Tips Merebus Kacang Hijau Agar Cepat Empuk dan Hancur
Ramadhan biasanya momen di mana hidangan spesial sering disajikan. Untuk menu buka, tak lupa makanan yang manis dan menyegarkan setelah satu hari menahan dahaga. Di luaranpun banyak sekali pedagang makanan dadakan yang menjajakan aneka kue dan es. Memang lebih praktis membeli, namun, apa salahnya jika kita bikin sendiri. Selain ekonomis, kebersihan dan kesehatan makanan juga terjaga.
Kali ini saya ingin membagi tips merebus kacang hijau agar cepat empuk dan hancur. Kacang hijau yang keras susah menjadi empuk saat direbus. Tapi kita bisa coba trik ini.
1. Cuci bersih kacang hijau dan siangi dari kacang hijau yang kopong/tidak berisi.
2. Langkah selanjutnya, rebus kacang hijau dengan api sedang saja selama kurleb 1/4 jam.
Mengapa harus direbus dulu sebelum direndam? Karena saya pernah mencoba merendam kacang hijau agak lama, hasilnya saat direbus kacang hijau sulit untuk empuk, seperti tekstur kecambah. Mungkin perendaman di air dingin menyebabkan kacang hijau tumbuh.
3. Setelah direbus, diamkan terendam sekitar 3-4 jam agar kacang hijau mengembang dan empuk.
4. Buang rebusannya, ganti dengan air bersih. Rebus dengan api besar sekitar 20 menit, 5 menit terakhir aduk aduk kacang hijau agar cepat hancur.
Nah inilah tips merebus kacang hijau agar cepat empuk dan hancur. Bisa bunda coba di rumah, niscaya hasilnya memuaskan. Selamat mencoba membuat bubur kacang hijau..
Kali ini saya ingin membagi tips merebus kacang hijau agar cepat empuk dan hancur. Kacang hijau yang keras susah menjadi empuk saat direbus. Tapi kita bisa coba trik ini.
1. Cuci bersih kacang hijau dan siangi dari kacang hijau yang kopong/tidak berisi.
2. Langkah selanjutnya, rebus kacang hijau dengan api sedang saja selama kurleb 1/4 jam.
Mengapa harus direbus dulu sebelum direndam? Karena saya pernah mencoba merendam kacang hijau agak lama, hasilnya saat direbus kacang hijau sulit untuk empuk, seperti tekstur kecambah. Mungkin perendaman di air dingin menyebabkan kacang hijau tumbuh.
3. Setelah direbus, diamkan terendam sekitar 3-4 jam agar kacang hijau mengembang dan empuk.
4. Buang rebusannya, ganti dengan air bersih. Rebus dengan api besar sekitar 20 menit, 5 menit terakhir aduk aduk kacang hijau agar cepat hancur.
Nah inilah tips merebus kacang hijau agar cepat empuk dan hancur. Bisa bunda coba di rumah, niscaya hasilnya memuaskan. Selamat mencoba membuat bubur kacang hijau..
Tuesday, May 8, 2018
Kapan Waktu yang Tepat Menambahkan Garam Saat Memasak?
Untuk daging, sebaiknya tambahkan garam pada saat masih mentah bersama dengan bumbu rempah rempah lainnya. Karena saat terjadi proses pematangan daging akan berkerut sehingga bumbu dan garam sulit meresap. Akibatnya, masakan akan terasa kurang asin meski sudah mengandung garam. Penambahan garam pada saat daging mentah selain untuk menambah citarasa juga untuk mengurangi risiko pemakain garam yang berlebih pada masakan, karena pada saat proses pematangan, garam bercampur dengan molekul lain dari makanan sehingga rasa asinpun berkurang.
Bagaimana dengan rumor yang terdengar bahwa memasak garam akan mengubahnya menjadi racun?
Mineral pada makanan pada dasarnya tidak berubah selama proses memasak. Jadi isu tersebut tidaklah benar, yang benar menambahkan garam di awal memasak akan membuat garam terikat dengan zat zat lain dalam makanan sehingga lidah kita akan merasakan bahwa makanan tersebut kurang asin. Di sinilah pentingnya menghindari pemakaian garam berlebih. Menambahkan garam pada saat yang tepat akan menekan resiko konsumsi garam yang terlalu banyak.
Wednesday, April 4, 2018
Tips Membersihkan Area Kompor
Area sekitar kompor merupakan tempat yang paling sering terkena kotoran saat memasak. Jika tidak rajin dibersihkan, akan meninggalkan bekas yang sulit dibersihkan seperti karat, atau sekedar cipratan minyak goreng yang menempel. Kalau sudah kotor seperti ini rasanya jadi berat untuk membersihkan. Sebenarnya ada cara supaya mudah dalam membersihkan area kompor. Tips ini bisa Anda coba.
1. Untuk noda cipratan minyak dan masakan, larutkan cairan pencuci piring dengan air. Dengan menggunakan spons pencuci piring, usap bagian yang terkena minyak. Bilas spons dengan air, lalu usapkan lagi ke bagian yang sudah dilap tadi. Lakukan beberapa kali tergantung tingkat kekotorannya.
2. Untuk noda karat pada perabot krom, campurkan 1 sdm air jeruk nipis dengan 1/2 sdm garam atau soda kue. Usapkan larutan ini pada material yang berkarat tadi lalu diamkan 15-20 menit. Setelah itu, keringkan permukaan tersebut dengan spons pencuci piring. Ulangi langkah tersebut untuk hasil maksimal. Membersihkan peralatan berbahan krom dengan rutin dapat membantu mengurangi kemungkinan berkarat sehingga perabot akan lebih awet.
| Ilustrasi gambar burner |
Wednesday, February 28, 2018
Tips Memasak Agar Enak
1. Pastikan minyak untuk menggoreng atau air untuk merebus sudah benar benar mendidih.
2. Perbandingan bawang putih dan bawang merah 1:2, garam denga gula 1:2
3. Gunakan bahan bahan yang segar, terutama untuk sayuran dan rempah-rempah
4. Khusus untuk menunjang penampilan sayuran agar terlihat segar dan tidak kecoklatan, gunakan metode blansir. Blansir adalah memasukkan sayuran ke dalam air mendidih selama beberapa menit kemudian dilanjutkan dengan memasukannya ke dalam air es. Tujuannya untuk menghentikan proses pemanasan sehingga sayuran tetap segar setelah matang.
5. Untuk daun singkong rebus menggunakan bleng, atau bisa juga garam dan baking powder. Dalam 3 liter air mendidih larutkan 2 sdm garam dan 1 sdm baking powder. Tunggu sampai tercampur,
sembari diaduk, baru masukkan daun singkongnya. Rebus sekitar 15 menit.Tuesday, May 16, 2017
Tips Memasak Daging Ayam Matang dan Empuk
Pernahkah Anda memasak ayam tapi setelah dipanaskan lagi teksturnya berubah menjadi keras ?
Hmm..saya juga punya pengalaman seperti itu. Ayam memang bisa dimasak dengan berbagai cara, mulai dari merebus, menggoreng, sampai memanggang. Namun kadang hasilnya tidak memuaskan. Ketika baru matang memang enak, tapi saat sudah dingin apalagi dipanaskan kembali, daging menjadi keras.
Nah, inilah tips agar ayam tetap empuk meskipun sudah matang maksimal. Sangat sederhana caranya.
Potong - potong daging ayam, cuci sampai bersih , lalu tiriskan.
Kemudian, Lumuri ayam dengan bumbu sesuai selera.
Panaskan wajan, kalau bisa yang tebal, karena panas yang dihasilkan akan lebih merata.
Kalau wajan sudah panas, kecilkan api, 1/4 besar api kompor normal.
Masukkan daging, ke dalam wajan..beri sedikit minyak ( untuk 1 kg daging tambahkan 6 sdm minyak). Tambahkan kecap manis 4 sendok makan. Aduk -aduk sampai rata.
Tutup wajan dan biarkan sampai keluar minyak dari ayam sambil sesekali dibalik (tapi jangan terlalu sering).
Setelah bagian luar daging berubah kecoklatan seperti bekas dipanggang, berarti sudah matang, angkat dari api.
Ayam ungkep empuk siap disajikan dan pastinya...Lezaat dan empuk, walaupun dipanaskan kembali.
Kalau ingin hail yang lebih baik, pastinya anda bisa mencoba teknik yang biasa digunakan, yaitu dengan marinasi daging, bisa Anda baca disini
Friday, May 5, 2017
Tips Memasak Sayur Santan
Sayur bersantan memiliki tekstur lembut dengan kuah kental. Untuk menghasilkan sayur santan yang terlihat menarik, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Apa saja sih? mari kita simak
1. Masukkan santan dalam 2 tahap
Ketika memeras santan, sisihkan perasan pertama untuk dimasukkan ketika sayur hampir matang.
Perasan selanjutnya yang tidak begitu kental digunakan untuk melunakkan sayuran saat perebusan.
Kecilkan api sewaktu santan kental sudah dimasukkan, jangan lupa terus diaduk agar santan tidak pecah.
2. Santan jangan sampai pecah
Membiarkan santan terlalu lama dalam panas api akan menyebabkan santan pecah dan terlihat bening/ sudah tidak kental lagi. Untuk itu, kita harus rajin mengaduk.
3. Perhatikan waktu memasukkan sayuran
Sayuran yang membutuhkan waktu pematangan yang lama seharusnya dimasukkan terlebih dahulu. Sayuran jenis daun daunan yang mudah matang dimasukkan terakhir.
Nah..mudah bukan? Ayo kita coba..
Tuesday, May 2, 2017
Tips Menyimpan Bumbu Agar Tahan Lama
Bumbu merupakan salah satu kunci kelezatan hidangan, sehingga kualitas bumbu sangat diutamakan. Namun terkadang cara penyimpanan yang salah membuat bumbu cepat membusuk, berjamur, dan tidak layak lagi untuk dipakai. Nah, berikut beberapa tips menyimpan bumbu sesuai dengan jenisnya
1. Bawang-bawangan
Jenis bawang bawangan membutuhkan tempat yang kering dan udara terbuka. Hindarkan dari sinar matahari langsung dan udara lembab sebab bisa memacu pertumbuhan tunas.
2. Daun-daunan
Daun daunan seperti salam dan daun jeruk perlu kelembaban khusus untuk menjada agar tidak layu atau kering. Bungkus daun dengan kertas dan masukkan ke kantung plastik, lalu diikat rapat.
3. Rimpang
Lengkuas, kunyit, jahe dan sejenisnya membutuhkan tempat kering dan gelap. Jika disimpan dalam lemari pendingin sebaiknya dibungkus dabulu dengan kertas, masukan ke kantong plastik, baru dimasukkan ke lemari pendingin.
4. Bumbu giling kering
Bumbu bubuk disimpan dalam wadah kedap udara sebelum disimpan, baik di lemari pendingin atau tidak. Kelembaban yang tinggi akan membuat bumbu kering mudah menggumpal.
5. Bumbu matang/ sudah ditumis
Bumbu yang sudah dihaluskan dan ditumis dengan minyak bisa disimpan hingga 2-3 hari dalam wadah kedap udara, lalu masukkan ke lemari pendingin.
6. Jangan mencampur bumbu beraneka macam dalam satu wadah.
Buah-buahan atau bahan makanan tertentu kadang memiliki kandungan zat yang bisa berpengaruh satu sama lain. Misalnya pada bawang bawangan yang tinggi hormon pertumbuhan. Jika bawang disimpan bersama kentang maka kentang akan cepat betunas.
Nah, mudah dipraktekkan ya...
Baca Juga:Tips Memasak Sayur Santan
1. Bawang-bawangan
2. Daun-daunan
Daun daunan seperti salam dan daun jeruk perlu kelembaban khusus untuk menjada agar tidak layu atau kering. Bungkus daun dengan kertas dan masukkan ke kantung plastik, lalu diikat rapat.
3. Rimpang
Lengkuas, kunyit, jahe dan sejenisnya membutuhkan tempat kering dan gelap. Jika disimpan dalam lemari pendingin sebaiknya dibungkus dabulu dengan kertas, masukan ke kantong plastik, baru dimasukkan ke lemari pendingin.
4. Bumbu giling kering
Bumbu bubuk disimpan dalam wadah kedap udara sebelum disimpan, baik di lemari pendingin atau tidak. Kelembaban yang tinggi akan membuat bumbu kering mudah menggumpal.
5. Bumbu matang/ sudah ditumis
Bumbu yang sudah dihaluskan dan ditumis dengan minyak bisa disimpan hingga 2-3 hari dalam wadah kedap udara, lalu masukkan ke lemari pendingin.
6. Jangan mencampur bumbu beraneka macam dalam satu wadah.
Buah-buahan atau bahan makanan tertentu kadang memiliki kandungan zat yang bisa berpengaruh satu sama lain. Misalnya pada bawang bawangan yang tinggi hormon pertumbuhan. Jika bawang disimpan bersama kentang maka kentang akan cepat betunas.
Nah, mudah dipraktekkan ya...
Baca Juga:Tips Memasak Sayur Santan
Wednesday, April 26, 2017
Marinasi Daging
Kadang kita sering mendengar istilah marinasi atau marinade. Apa sih sebenarnya marinasi itu ?
Dalam hal ini marinasi menyangkut teknik pengolahan daging. Ya, marinasi sendiri artinya proses perendaman daging dalam cairan tertentu dengan tujuan mengempukkan tekstur atau menambah citarasa dan aroma. Sedangkan cairan untuk merendam disebut marinade.
Ada dua jenis marinasi yaitu marinasi berbasis minyak dan marinasi berbasis asam. Marinasi berbasis minyak digunakan jika tujuan utama adalah menambahkan flavor/aroma. Sedangkan marinasi berbasis asam digunakan jika tujuan utama adalah pengempukan. Bisa juga dipakai keduanya, sesuai kebutuhan.

Bahan Marinade
Bahan yang digunakan untuk membuat marinade adalah bumbu dan cairan yang secara alami mengandung enzim. Bumbu berfungsi sebagai aroma dan terkadang juga mengandung zat pengempuk.
Marinasi berbasis minyak dapat menggunakan minyak almond atau minyak zaitun. Sedangkan marinasi berbasis asam menggunakan vinegar, jus lemon, atau wine/anggur
Rempah rempah yang biasa digunakan misalnya jahe. Bahan lain yang secara alami mengandung enzim pengempuk/protease misalnya nanas, kurma, kiwi, pepaya, dan tomat.
Waktu perendaman
Proses marinasi bervariasi mulai dari hitungan menit sampai jam bahkan hari. Yang perlu diperhatikan, jika akan melakukan marinasi lebih dari 1 jam sebaiknya dilakukan dalam suhu rendah (di bawah 4°c).
Gunakan wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi bakteri. Jangan gunakan logam sebagai wadah karena bisa terjadi pelarutan logam ke dalam cairan marinade.
Dalam hal ini marinasi menyangkut teknik pengolahan daging. Ya, marinasi sendiri artinya proses perendaman daging dalam cairan tertentu dengan tujuan mengempukkan tekstur atau menambah citarasa dan aroma. Sedangkan cairan untuk merendam disebut marinade.
Ada dua jenis marinasi yaitu marinasi berbasis minyak dan marinasi berbasis asam. Marinasi berbasis minyak digunakan jika tujuan utama adalah menambahkan flavor/aroma. Sedangkan marinasi berbasis asam digunakan jika tujuan utama adalah pengempukan. Bisa juga dipakai keduanya, sesuai kebutuhan.

Bahan Marinade
Bahan yang digunakan untuk membuat marinade adalah bumbu dan cairan yang secara alami mengandung enzim. Bumbu berfungsi sebagai aroma dan terkadang juga mengandung zat pengempuk.
Marinasi berbasis minyak dapat menggunakan minyak almond atau minyak zaitun. Sedangkan marinasi berbasis asam menggunakan vinegar, jus lemon, atau wine/anggur
Rempah rempah yang biasa digunakan misalnya jahe. Bahan lain yang secara alami mengandung enzim pengempuk/protease misalnya nanas, kurma, kiwi, pepaya, dan tomat.
Waktu perendaman
Proses marinasi bervariasi mulai dari hitungan menit sampai jam bahkan hari. Yang perlu diperhatikan, jika akan melakukan marinasi lebih dari 1 jam sebaiknya dilakukan dalam suhu rendah (di bawah 4°c).
Gunakan wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi bakteri. Jangan gunakan logam sebagai wadah karena bisa terjadi pelarutan logam ke dalam cairan marinade.
Monday, September 26, 2016
Tips Agar Kolak Pisang Tidak Keunguan
Siapa yang gak tahu kolak, semua pasti tahu..Kolak memang makanan yang lezat ya, apalagi kalau ditambahkan pisang.
Tapi apa jadinya jika kolak yang kita masak menjadi berwarna keunguan, karena ditambakhan pisang? Nah, agar warna kolak tetap menarik, berikut tipsnya.
1. Rebus dahulu bahan-bahan lain, seperti singkong atau ketela.
2. Setelah lunak, tambahkan gula yang disisir dan garam.
3. Tambahkan santan, tunggu mendidih. Aduk aduk agar santan tidak pecah.
4. Terakhir, tambahkan pisang yang dipotong-potong. Jangan terlalu lama, jika sudah mengapung segera matikan api.
Selamat mencoba
Tapi apa jadinya jika kolak yang kita masak menjadi berwarna keunguan, karena ditambakhan pisang? Nah, agar warna kolak tetap menarik, berikut tipsnya.
1. Rebus dahulu bahan-bahan lain, seperti singkong atau ketela.
2. Setelah lunak, tambahkan gula yang disisir dan garam.
3. Tambahkan santan, tunggu mendidih. Aduk aduk agar santan tidak pecah.
4. Terakhir, tambahkan pisang yang dipotong-potong. Jangan terlalu lama, jika sudah mengapung segera matikan api.
Selamat mencoba
Tempe Goreng Renyah
Makanan yang digoreng akan terasa lebih nikmat jika teksturnya renyah/krispy, apalagi kalau disajikan saat hangat. Berikut tips agar tempe goreng tepung menjadi renyah.
1. Gunakan minyak yang banyak
2. Gunakan api yang besar
3. Tambahkan sedikit baking powder pada tepung. Untuk 250 gr tepung terigu tambahkan 1/2 sdt baking powder.
4. Jangan membiarkan adonan tepung lebih dari 1 jam karena teksturnya akan berubah. Segera goreng setelah adonan siap.
5. Tambahkan tepung kanji/tapioka. Perbandingan 250 gr tepung terigu : 3 sdm tapioka.
6. Adonan jangan terlalu kental
Selamat mencoba
2. Gunakan api yang besar
3. Tambahkan sedikit baking powder pada tepung. Untuk 250 gr tepung terigu tambahkan 1/2 sdt baking powder.
4. Jangan membiarkan adonan tepung lebih dari 1 jam karena teksturnya akan berubah. Segera goreng setelah adonan siap.
5. Tambahkan tepung kanji/tapioka. Perbandingan 250 gr tepung terigu : 3 sdm tapioka.
6. Adonan jangan terlalu kental
Selamat mencoba
Friday, September 23, 2016
Tips Merebus Daun Singkong
Daun merupakan sayuran dengan kandungan protein yang tinggi. Namun, daunnya yang bertekstur agak kaku membuat kita sedikit kesulitan untuk mengolahnya agar menjadi makanan yang menarik dan tetap terlihat segar. Untuk merebusnya butuh waktu lama agar daun menjadi lunak, tetapi warnanya berubah kecoklatan.
Berikut tips yang bisa dicoba
1. Menggunakan bleng
Bleng bisa ditemukan / dijual di warung-warung kecil. Bentuknya kotak menyerupai kristal garam dan rasanya asin. Biasanya digunakan untuk membuat legendar (krupuk dari nasi) agar teksturnya renyah dan rasanya gurih.
2. Menggunakan baking powder dan garam
Caranya, didihkan air. Tambahkan garam dan baking powder dalam air yang mendidih tersebut. Aduk -aduk rata, sehingga air terlihat putih. Masukkan daun singkong, usahakan terbenam sempurna dalam air. Masak dengan api besar kurang lebih 15 menit, sambil sesekali diaduk. Perbandingan 1 liter air : 1 sdm peres baking powder : 1 sdm garam.
Selamat mencoba,.
Berikut tips yang bisa dicoba
1. Menggunakan bleng
Bleng bisa ditemukan / dijual di warung-warung kecil. Bentuknya kotak menyerupai kristal garam dan rasanya asin. Biasanya digunakan untuk membuat legendar (krupuk dari nasi) agar teksturnya renyah dan rasanya gurih.
2. Menggunakan baking powder dan garam
Caranya, didihkan air. Tambahkan garam dan baking powder dalam air yang mendidih tersebut. Aduk -aduk rata, sehingga air terlihat putih. Masukkan daun singkong, usahakan terbenam sempurna dalam air. Masak dengan api besar kurang lebih 15 menit, sambil sesekali diaduk. Perbandingan 1 liter air : 1 sdm peres baking powder : 1 sdm garam.
Selamat mencoba,.
Tips Memasak Sayuran Agar Tetap Hijau
Sayuran memang salah satu menu sehat yang kita butuhkan tiap hari, sehingga penampilan masakan yang menarik sangat diperlukan untuk meningkatkan selera makan.
Sayuran hijau sering berubah warna menjadi kecoklatan sesudah mengalami porses pemanasan.
Nah, berikut tips agar sayuran tetap hijau setelah dimasak :
Untuk Tumis
1. Gunakan api yang besar
2. Tambahkan sedikit air pada tumisan bumbu, setelah mendidih baru ditambahkan sayuran
3. Aduk/baliklah sayuran setelah terlihat layu, jangan diaduk2 terus karena sayuran akan layu namun kurang matang.
Metode Blansir:
1. Rebus sebentar dalam air mendidih, usahakan semua bagian sayuran terendam air.
2. Sediakan air es, masukkan sayuran yang sudah direbus ke dalamnya. Hal ini untuk mencegah pematangan berlanjut, sehingga warna hijau tetap bertahan.
3. Tiriskan sayuran untuk menjaga agar teksturnya tidak terlalu lunak
4. Sayuran siap dimasak untuk tumis dan masakan lain ssuai selera. Jangan terlalu lama memasak sayuran yang sudah diblansir karena sayuran bisa berubah warna.
Baca juga
Tips Merebus daun singkong, lunak tetap hijau
Semoga bermanfaat.
Sayuran hijau sering berubah warna menjadi kecoklatan sesudah mengalami porses pemanasan.
Nah, berikut tips agar sayuran tetap hijau setelah dimasak :
Untuk Tumis
1. Gunakan api yang besar
2. Tambahkan sedikit air pada tumisan bumbu, setelah mendidih baru ditambahkan sayuran
3. Aduk/baliklah sayuran setelah terlihat layu, jangan diaduk2 terus karena sayuran akan layu namun kurang matang.
Metode Blansir:
1. Rebus sebentar dalam air mendidih, usahakan semua bagian sayuran terendam air.
2. Sediakan air es, masukkan sayuran yang sudah direbus ke dalamnya. Hal ini untuk mencegah pematangan berlanjut, sehingga warna hijau tetap bertahan.
3. Tiriskan sayuran untuk menjaga agar teksturnya tidak terlalu lunak
4. Sayuran siap dimasak untuk tumis dan masakan lain ssuai selera. Jangan terlalu lama memasak sayuran yang sudah diblansir karena sayuran bisa berubah warna.
Baca juga
Tips Merebus daun singkong, lunak tetap hijau
Semoga bermanfaat.
Friday, October 16, 2015
Resep Dasar Roti (Yeast Bread)
Bahan :
- 375 gram tepung terigu protein tinggi (saya pakai Cakra Kembar)
- 2 sendok teh ragi instan (pastikan fresh, saya menggunakan Fermipan)
- 2 sendok teh garam
- 280 ml air hangat
1. Siapkan mangkuk, masukkan semua bahan, aduk menjadi satu menggunakan tangan hingga rata.
Lumuri tangan anda dengan tepung saat menguleninya
2. Taburkan sedikit tepung pada permukaan meja datar. Tuangkan adonan dan uleni adonan selama 10 menit, bentuk bola padat. Olesi mangkuk dengan minyak di bagian dasar dan sisi-sisi mangkuk. Letakkkan bola adonan di tengah mangkuk, tutup dengan kain bersih dan istirahatkan selama 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.
3. Kempiskan adonan, dan tekan-tekan dengan buku-buku jari anda, uleni lagi sebentar kira-kira 2 menit. Bulatkan kembali dan istirahatkan di mangkuk selama 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.
4. Kempiskan adonan, tarik memanjang dan gulung hingga berbentuk bulatan panjang (batard). Letakkan di atas loyang beralas kertas minyak. Tutup dengan kain bersih dan istirahatkan kembali hingga mengembang 2 kali lipat. Anda juga bisa memasukkannya ke dalam loyang loaf agar roti berbentuk kotak sebagaimana roti tawar umumnya.
5. Panaskan oven, letakkan rak pemanggang ditengah. Set oven di suhu 175'C.
- 375 gram tepung terigu protein tinggi (saya pakai Cakra Kembar)
- 2 sendok teh ragi instan (pastikan fresh, saya menggunakan Fermipan)
- 2 sendok teh garam
- 280 ml air hangat
1. Siapkan mangkuk, masukkan semua bahan, aduk menjadi satu menggunakan tangan hingga rata.
Lumuri tangan anda dengan tepung saat menguleninya
2. Taburkan sedikit tepung pada permukaan meja datar. Tuangkan adonan dan uleni adonan selama 10 menit, bentuk bola padat. Olesi mangkuk dengan minyak di bagian dasar dan sisi-sisi mangkuk. Letakkkan bola adonan di tengah mangkuk, tutup dengan kain bersih dan istirahatkan selama 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.
3. Kempiskan adonan, dan tekan-tekan dengan buku-buku jari anda, uleni lagi sebentar kira-kira 2 menit. Bulatkan kembali dan istirahatkan di mangkuk selama 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.
4. Kempiskan adonan, tarik memanjang dan gulung hingga berbentuk bulatan panjang (batard). Letakkan di atas loyang beralas kertas minyak. Tutup dengan kain bersih dan istirahatkan kembali hingga mengembang 2 kali lipat. Anda juga bisa memasukkannya ke dalam loyang loaf agar roti berbentuk kotak sebagaimana roti tawar umumnya.
5. Panaskan oven, letakkan rak pemanggang ditengah. Set oven di suhu 175'C.
Thursday, December 18, 2014
PENGGANTI SUSU SAPI DALAM ADONAN ROTI
Dalam adonan roti, susu membuat adonan lebih mengkilap, melenturkan adonan, memberi rasa gurih, dan memberi serta mengikat aroma karena mengandung lemak. Namun, tidak sembarang susu bisa ditambahkan ke adonan roti. Ada beberapa jenis susu, yang sering dipakai untuk pembuatan roti adalah susu skim karena sudah dipisahkan dari lemaknya dalam proses pembuatan mentega. Susu skim sering berupa susu bubuk dg kadar air 9%. Untuk membuat susu cair, campurkan susu dan air dengan perbandingan 1:7.Pengganti susu sapi adalah susu kedelai, susu kacang almond, atau santan kelapa. Cara membuat buttermilk nabati, untuk setiap 235 ml susu nabati, tambahkan 1 sendok makan jus lemon atau cuka, dan diamkan selama 10 menit.
Baca juga : Buttermilk Pound Cake
Saturday, December 13, 2014
TIPS PEMBUATAN KUE BASAH
Untuk kue dengan tekstur yang lembut, maka kita gunakan campuran tepung sebagai berikut :
Jika bahan utama tepung beras, maka ditambahkan sedikit tepung sagu
Jika bahan utama tepung terigu, maka ditambahkan sedikit tepung beras
Jika bahan utama tepung ketan, maka ditambahkan kentang/air kapur sirih
Semoga bermanfaat.
Subscribe to:
Posts (Atom)





